Ciri-Ciri Keputihan Yang Berbahaya


ciri ciri keputihan via tipssehatcepathamil.wordpress.com

Sebagai wanita, mengalami keputihan merupakan suatu hal yang sudah biasa. Namun, keputihan yang berlebih patut diwaspadai. Berikut ciri ciri keputihan yang tidak normal.

Hampir 80% perempuan mengalami problem keputihan, hal ini menimbulkan para perempuan cemas. Padahal keputihan itu hal yang normal kok.

Anda tidak perlu khawatir kalau mengalami keputihan normal. Karena sebenarnya, keputihan normal memiliki beberapa tujuan, yakni untuk membersihkan dan melembapkan vagina, serta membantu mencegah dan melawan infeksi.

Yang patut Anda khawatirkan kalau keputihan yang Anda alami terus menerus dan berlebih. Hal ini harus segera diatasi dan tidak dapat dianggap enteng.

Keputihan adalah sebuah cairan putih yang memang keluar dari organ intim wanita. Keputihan bisa terjadi pada perempuan yang sudah mengalami ciri menstruasi.

Agar Anda mengetahui ciri ciri keputihan yang Anda alami normal atau berlebih, yuk perhatikan klarifikasi pada artikel ini.

Apa Penyebab Keputihan yang Sering Dialami Wanita? Yuk Simak Penjelasannya

14 Ciri Ciri Keputihan yang Berbahaya dan Cara Mencegahnya            

ilustrasi ciri ciri keputihan berbahaya via .manjakanv.com

Ada banyak sekali jenis keputihan yang dapat terjadi pada perempuan sesuai dengan warna, aroma, dan tingkat konsistensi. Wanita yang masuk dalam masa subur juga dapat mengalami keputihan sebagai tanda pematangan sel telur.

Pada dasarnya keputihan yakni kondisi yang normal ketika secara alami potongan organ intim perempuan ingin membersihkan diri dari sel-sel yang berbahaya akhir pH yang tidak seimbang. Namun semua jenis penyebab keputihan harus dicari dan diwaspadai oleh wanita.

Wanita intinya harus mengetahui apakah keputihan itu  berbahaya atau tidak. Dibawah ini yakni beberapa ciri ciri keputihan yang berbahaya.

1. Keputihan disertai dengan rasa gatal

Keputihan yang tidak mempunyai aroma, lebih cair namun mengakibatkan rasa gatal dapat disebabkan oleh infeksi clamidia. Ini termasuk jenis abses yang sangat umum namun tetap membutuhkan perawatan sampai dapat sembuh.

Keputihan ini juga dapat disebabkan oleh penyakit menular seksual. Hal yang paling berbahaya yakni kalau abses menyebar sampai ke kanal kemih yang dapat mengakibatkan abses kanal kemih.

2. Bau keputihan busuk

Wanita yang mengalami keputihan dengan aroma yang busuk harus sangat waspada. Keputihan ini dapat ditandai dengan bentuk yang lebih kental, aroma yang menyengat dan juga warna yang hijau atau kekuningan.

Keputihan ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Terkadang keputihan ini juga dapat menjadi membuktikan abses berat atau penyakit yang lebih berat menyerupai kanker serviks,  kista, kista ovarium, tanda-tanda miom atau tanda-tanda endometriosis.

3. Keputihan disertai dengan sering buang air kecil

Jenis keputihan lain yang berbahaya yakni kalau keputihan yang keluar lebih cair atau terkadang tegas namun juga sering buang air kecil. Kondisi ini terkadang juga mengakibatkan rasa panas ketika buang air kecil.

Wanita mungkin akan sering mengalami hal ini sebagai tanda dari abses kanal kemih. Perawatan sangat dibutuhkan lantaran kalau berlanjut ke kondisi yang kronis maka dapat mengakibatkan gagal ginjal dan abses pada ginjal.

4. Keputihan disertai dengan pendarahan

Keputihan yang disertai dengan pendarahan dapat terjadi pada masa sehabis menstruasi atau menjelang menopause. Keputihan ini dapat sangat berbahaya lantaran menandakan ada problem pada organ reproduksi.

Beberapa perempuan yang mengalami keputihan ini ternyata mendapat diagnosis kanker rahim atau kanker serviks. Ibu hamil yang mengalami keputihan seperti ini dapat menjadi membuktikan keguguran.

5. Keputihan cair tapi terus menerus

Keputihan yang cair menyerupai keputihan biasa namun keluar secara terus menerus. Kondisi ini menandakan ada abses yang sangat serius pada organ intim. Herpes genital atau herpes pada potongan organ intim dapat mengakibatkan keputihan yang lebih cair dan perih di sekitar kelamin.

Penyakit ini dapat gampang menular lewat hubungan seksual. Perawatan sangat dibutuhkan untuk menyembuhkan abses dan mencegah semoga tidak terjadi abses berulang.

6. Keputihan disertai warna abu-abu atau kehijauan

Wanita yang mengalami keputihan disertai dengan warna abu-abu atau kehijauan terutama sehabis menstruasi dapat menjadi membuktikan bahwa darah menstruasi belum bersih. Terkadang keputihan akan mengakibatkan warna kecoklatan yang lebih kuat.

Jika menyerupai ini maka waktu menstruasi harus ditunggu, kalau diluar kebiasaan maka sebaiknya segera melaksanakan pemeriksaan. Infeksi juga mungkin dapat terjadi pada organ reproduksi dalam termasuk rahim atau kanal tuba falopi.

7. Keputihan disertai demam

Beberapa perempuan yang mengalami keputihan disertai dengan demam harus sangat waspada. Demam dapat menjadi petunjuk bahwa keputihan menjadi abses yang sudah mensugesti sistem tubuh.

Untuk memastikan penyebab maka dokter akan mengalami gejala keputihan termasuk sudah berapa usang keputihan terjadi, aroma keputihan dan warna keputihan. Pengujian di laboratorium sangat dibutuhkan untuk mengetahui apa penyebab keputihan yang sebenarnya.

8. Keputihan disertai dengan nyeri panggul

Wanita yang mengalami keputihan disertai dengan nyeri panggul juga harus sangat waspada. Keputihan ini dapat terjadi akhir abses ataupun tanda kanker serviks dan kanker rahim.

Nyeri panggul biasanya terjadi akhir adanya peradangan di potongan organ dalam panggul. Untuk memastikan penyebab yang bekerjsama maka investigasi oleh dokter sangat diperlukan.

9. Keputihan dengan tekstur kental

Keputihan dengan tekstur yang lebih kental biasanya terjadi pada perempuan menjelang menstruasi. Biasanya satu ahad sebelum menstruasi memang keputihan ini terjadi akhir perubahan hormon sesaat.

Namun kalau keputihan berlangsung lebih usang maka dapat menjadi membuktikan ada penyakit tertentu sehingga memberi dampak yang serius. Infeksi dari trichomoniasis juga dapat terjadi dengan tanda-tanda keputihan menyerupai ini.

10. Keputihan disertai darah ketika hamil

Ibu hamil yang mengalami keputihan harus waspada dengan kondisi keputihan yang terjadi. Keputihan yang disertai darah dapat menjadi problem termasuk adanya polip dalam organ intim dalam, kehamilan ektopik, atau juga kanker rahim.

Namun intinya semua keputihan yang terjadi pada ibu hamil harus mendapat perawatan yang intensif semoga dapat menjalani kehamilan dengan sehat.

11. Keputihan lebih kental dan sangat putih

Keputihan dengan tanda putih dan lebih kental dapat terjadi akhir infeksi jamur. Umumnya keputihan menyerupai ini sangat gampang diobati termasuk dengan obat khusus anti jamur.

Wanita yang mengalami keputihan ini sebaiknya juga tidak memakai sabun atau produk apapun untuk membersihkan organ intim, memakai pakaian yang basah, dan sebaiknya tidak berenang untuk sementara waktu sampai keputihan sembuh.

12. Keputihan hijau dan berbusa

Keputihan yang berwarna hijau, berbusa dan aroma yang tidak lezat dapat disebabkan oleh  gonorrhea. Ini salah satu penyakit menular seksual yang harus mendapat perawatan medis secara intensif.

Keputihan yang disebabkan oleh jamur terkadang juga dapat mengatakan tanda ini. Namun untuk mendapat hasil yang lebih niscaya biasanya dokter akan melaksanakan pengujian.

13. Keputihan dengan bau amis

Keputihan yang disertai dengan bau busuk bis menjadi ciri ciri keputihan yang berbahaya. Kondisi ini juga biasanya disertai dengan nyeri pinggang, sakit ketika buang air kecil dan tidak nyaman pada organ intim.

Keputihan ini dapat terjadi akhir keseimbangan mikroorganisme yang tidak seimbang dalam organ intim. Beberapa obat menyerupai antibiotik dapat dibutuhkan dengan resep dokter. Wanita dengan keputihan ini juga sebaiknya tidak melaksanakan hubungan seksual bebas atau  bersama pasangan tetap.

14. Keputihan ketika memakai alat KB

Wanita yang mengalami keputihan ketika memakai alat kontrasepsi juga dapat menjadi hal yang berbahaya. Beberapa jenis alat KB yang sering mengakibatkan keputihan seperti IUD dan pil KB.

Namun Anda dapat menandai apakah keputihan ini berbau atau tidak, cair atau kental dan perih atau tidak. Jika tidak ada tanda- tanda lain maka keputihan dapat sangat normal. Tapi kalau disertai dengan tanda lain maka keputihan dapat berbahaya akhir imbas hormon atau alat KB yang digunakan. Untuk mencegah agar keputihan tidak lebih berat maka sebaiknya menghindari semua jenis sabun untuk organ intim.

Tips mencegah keputihan

ilustrasi mencegah keputihan via beautynesia.id

Perhatikan kalau Anda ingin menggunakan toilet umum. Bersihkan toilet dengan air atau tisu sebelum memakai toilet tersebut. Toilet umum menjadi kawasan yang paling sering menularkan banyak sekali abses seksual termasuk akibat jamur, basil atau virus.
  • Biasakan untuk memakai pakaian atau celana yang gampang menyerap keringat menyerupai celana dengan materi katun.
  • Hindari memakai celana yang terlalu ketat lantaran celana ketat dapat mengakibatkan organ intim tidak mendapat sirkulasi udara yang memicu abses dari jamur atau bakteri. Terkadang celana ketat juga dapat mengakibatkan tekanan pada organ reproduksi perempuan sehingga tidak baik untuk kesehatan.
  • Pastikan Anda selalu menilik sabun atau materi kimia yang dipakai untuk mencuci pakaian dalam. Hindari materi kimia yang justru dapat memicu keputihan lantaran kandungan senyawa kimia yang tertinggal dalam materi pakaian.
  • Hindari memakai banyak sekali jenis sabun atau cairan untuk membersihkan organ intim. Semua jenis sabun ini dapat mengakibatkan organ intim kehilangan pH alami dan justru memicu abses yang lebih buruk.
  • Hindari terlalu sering berenang di kolam renang umum yang tidak bersih. Kolam renang paling sering membuatkan abses sehingga sangat berbahaya untuk organ intim.
  • Hindari terlalu sering berendam dengan air hangat lantaran dapat mengakibatkan problem keseimbangan pH untuk organ intim.
  • Bersihkan area intim dari depan ke belakang untuk menghindari abses basil dari organ sekitarnya termasuk anus.
  • Biasakan untuk menjaga kebersihan area intim, memakai pakaian yang selalu kering dan menjaga semoga area intim tidak terlalu lembab.

Ciri ciri keputihan yang berbahaya memang harus dikenali oleh semua wanita. Selain itu keputihan yang terjadi dalam jangka panjang dapat menjadi kondisi yang mengkhawatirkan. Melakukan investigasi dan mendapat diagnosa niscaya dari dokter akan lebih baik untuk mencegah penyakit reproduksi untuk wanita.

Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami semoga Cepat Sembuh dan Aman

Demikian klarifikasi mengenai 14 ciri ciri keputihan yang sering dialami pada wanita. Beberapa cara pencegahan di atas juga dapat kau terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat dan kesehatan Anda terjaga.
Related Posts