7 Perubahan Fisik Gejala Mau Melahirkan, Bumil Wajib Perhatikan

Setiap ibu hamil yang sudah memasuki usia kehamilan renta sebaiknya mengetahui aneka macam tand 7 Perubahan Fisik Tanda-tanda Mau Melahirkan, Bumil Wajib Perhatikan
Tanda tanda mau melahirkan (Foto: cucuk-spog.com)

Setiap ibu hamil yang sudah memasuki usia kehamilan renta sebaiknya mengetahui aneka macam tanda tanda melahirkan yang sudah dekat, begitu juga dengan keluarga.

Walau bagaimanapun kita harus waspada alasannya ialah dikala melahirkan ialah salah satu proses panjang dan melelahkan yang membutuhkan aneka macam persiapan ekstra.

Pada kebanyakan Bunda, melahirkan dimulai antara ahad ke-39 dan 41 usia kehamilan. Namun, alasannya ialah usang kehamilan setiap orang berbeda-beda, maka mengetahui tanda-tanda melahirkan sangat penting bagi para ibu, terutama yang berencana melahirkan secara normal.

Banyak ibu hamil, terutama yang gres pertama kali hamil, yang bertanya-tanya dan cemas wacana aneka macam tanda melahirkan.

Sebenarnya, tidak ada cara baku untuk memprediksi kapan mau melahirkan. Namun untuk menjawab rasa ingin tau Anda, badan akan menampakkan beberapa tanda-tanda sebagai caranya menyampaikan bahwa Anda mungkin melahirkan sebentar lagi.

Untuk mempersiapkan diri dan bersiaga dalam menghadapi persalinan, selain berdoa Anda sanggup memerhatikan munculnya tanda-tanda melahirkan dalam waktu dekat berikut ini.

Tanda-tanda Mau Melahirkan yang Harus Anda Perhatikan


Prenagen.com

Tanda-tanda melahirkan beberapa hari lagi atau dalam waktu akrab sanggup terlihat atau terasa sangat terang pada sebagian wanita, namun sebagian lagi tidak mencicipi tanda apa pun.

Dari segi fisik, mungkin Anda akan mencicipi perubahan pada badan Anda seperti:

1. Merasakan kontraksi palsu

Kontraksi ini biasa disebut Braxton Hicks atau terjadi pengencangan perut yang tiba dan pergi.

Namun kontraksi palsu ini tidak sekuat kontraksi orisinil yang terjadi dikala melahirkan. Biasanya kontraksi ini berlangsung 30 sampai 120 detik.

Berbeda dengan kontraksi sungguhan, kontraksi Braxton Hicks sanggup hilang ketika Anda berpindah posisi atau rileks. Kontraksi ini akan Anda rasakan sebelum mengalami kontraksi sungguhan.

Perbedaan kontraksi orisinil dan palsu lainnya, yaitu kontraksi Braxton Hicks hanya terasa di tempat perut atau panggul, sementara kontraksi sungguhan biasanya terasa di cuilan bawah punggung kemudian berpindah ke cuilan depan perut.

2. Rasa sakit atau nyeri menyerupai haid

Merasakan nyeri pada punggung, sakit perut atau kram layaknya sedang mengalami masa pramenstruasi.

3. Sulit untuk tidur

Tidur malam yang terganggu dan perasaan gelisah sanggup menjadi tanda-tanda melahirkan. Usahakan untuk tidur atau beristirahat di siang hari, alasannya ialah Anda membutuhkan tenaga ketika persalinan berlangsung.

4. Keluar lendir kental bercampur darah dari kewanitaan

Selama hamil, serviks Anda ditutupi oleh lendir yang kental. Namun ketika mendekati persalinan, serviks Anda akan membesar dan menciptakan jalan supaya lendir itu keluar melalui kewanitaan.

Warnanya sanggup bening, merah muda, atau sedikit berdarah. Namun lendir bercampur darah tidak selalu menjadi tanda awal bahwa Anda akan melahirkan. Lendir ini sanggup keluar juga ketika Anda berhubunga dikala hamil.

5. Perubahan pada serviks

Jaringan pada serviks Anda akan melunak atau menjadi elastis. Jika Anda sudah pernah melahirkan, serviks Anda akan lebih gampang terbuka sekitar satu atau dua sentimeter sebelum persalinan dimulai.

Namun kalau Anda gres pertama kali mengalami masa-masa ini, pembukaan serviks sebesar satu sentimeter tidak sanggup menjadi jaminan Anda akan segera melahirkan.

6. Frekuensi buang air kecil meningkat

Beberapa pekan atau jam sebelum persalinan, bayi akan turun ke rongga panggul Anda. Kondisi ini menciptakan rahim menekan kandung kemih, sehingga frekuensi buang air kecil menjadi makin meningkat dibandingkan biasanya.

7. Air ketuban pecah

Tanda melahirkan paling umum yang diketahui oleh kebanyakan orang ialah pecahnya air ketuban.

Kebanyakan perempuan lebih dulu mencicipi kontraksi sebelum air ketuban pecah, tapi ada juga yang mengawalinya dengan pecahnya ketuban.

Pada umumnya cairan ketuban akan bocor keluar menyerupai tetesan, bukan semburan deras yang selama ini Anda kerap saksikan di layar kaca.

Ketika ketuban sudah pecah, segera  bergegas ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan. Sebab, kalau air ketuban sudah pecah, tapi Anda tidak juga mengalami kontraksi, maka bayi Anda akan lebih gampang terjangkit infeksi.

Hal itu dikarenakan cairan yang selalu melindungi bayi dari bakteri selama berada di kandungan ini telah habis. Jika hal ini terjadi, proses induksi mungkin akan dilakukan untuk menjaga keselamatan bayi Anda.

Selain itu, kalau Anda sudah mengalami pecah ketuban, biasanya persalinan akan terjadi sekitar 24 jam sesudah ketuban pecah.

: SUAMI: Baca Doa ini Ketika Istri Melahirkan, InsyaAllah Persalinannya Pasti Lancar

Sementara dari segi emosional, tanda-tanda melahirkan yang biasanya terjadi ialah Anda sanggup merasa gampang murka atau moody, selayaknya masa-masa pramenstruasi.

Persiapan Mendekati Masa Persalinan


vebma.com

Jika Anda sudah memasuki bulan ke-9 kehamilan, sebaiknya Anda telah  menyiapkan segala perlengkapan yang diperlukan selama persalinan.

Jadi, kalau air ketuban telah pecah atau terjadi kontraksi, Anda sanggup pribadi membawa perlengkapan tersebut, kemudian bergegas ke rumah sakit. Perlengkapan yang perlu Anda bawa meliputi:
  • Tas berisi pakaian dan peralatan mandi.
  • Perlengkapan bayi.
  • Makanan ringan.
  • Buku, majalah, atau barang apa pun yang sanggup menemani Anda menunggu persalinan.
  • Bantal dan selimut yang nyaman.
Simpan barang-barang tersebut di satu tempat yang gampang dijangkau dikala kondisi darurat.

Selain perlengkapan, Anda juga sudah harus memastikan siapa yang akan mendampingi Anda selama persalinan. Anda sanggup menentukan suami, orang tua, saudara, atau teman. Pastikan mereka siap menemani Anda dikala persalinan dimulai.

Mengetahui tanda-tanda melahirkan sangat penting bagi para calon ibu, terutama yang berencana melahirkan secara normal. Berbeda Jika Anda berencana melahirkan dengan pemberian operasi caesar, yang mana Anda sanggup melahirkan bayi Anda kapan pun selama fisiknya sudah cukup untuk dilahirkan.

Dengan mengetahui tanda-tanda melahirkan, Anda juga akan menjadi lebih siap dalam menghadapi persalinan. Demikian, semoga bermanfaat.