Jomblo Itu Bukan Hina, Yang Hina Itu Saat Terang-Terangan Pacaran Alias Berzina


Gambar ilustrasi dilansir dari matabaca.net

Dasar jombo, nggak laku, ngenes lu...

Apa yang ada dalam benak mereka saat menyampaikan hal tersebut kepada orang yang tak pacaran? Apakah jomblo hina, apakah jomblo memalukan?

Selamat deh buat yang suka pacaran, seneng banget kayaknya berbuat zina? (semoga tersinggung).

Ingat ya, jomblo itu statusnya beda sama orang yang pacaran di hadapan Allah SWT.

Pacaran itulah yang harusnya menjadi suatu keadaan yang memalukan, alasannya yaitu apa? Jelas, alasannya yaitu pacaran sama sekali bukan cara menjalin cinta yang Islam ajarkan, bukan pula sesuatu yang baik.

Pacaran itulah suatu kekerabatan yang hina dan menghinakan, alasannya yaitu apa? Karena pacaran tidak pernah dilandasi dengan agama, melainkan hawa nafsu semata.


Kadang suka heran sama mereka yang pacaran, lalu menghina mereka yang betah sendirian.

Kalian pacaran aja terus sana, sampe dua tahun tiga tahun sepuluh tahun. Ujungnya? Gajadi nikah.

Udah capek-capek nemenin berbuat dosa, nemenin berbuat maksiat, nemenin zina ujung-ujungnya jadi jodoh orang.

Siapa yang ngenes bila kayak gini? Sang jomblo kah? TIDAK!

:


INGAT!! Pria baik niscaya untuk perempuan baik, alasannya yaitu jodoh itu cerminan diri.

Siapa yang ingin mendapat pasangan yang baik? Tentu semuanya. Tapi berhentilah, berhenti untuk mencari, dan mulailah untuk menjadi langsung yang lebih baik.

Percayalah, pacaran itu bukan kekerabatan yang baik dan tak akan pernah menjadi baik.

Tugas insan itu yaitu memperbaiki diri dan mempersiapkan diri. Tentu bukan hanya mempersiapkan kedatangan jodoh, tapi mempersiapkan diri sebelum menghadap Illahi.

InsyaAllah, jomblo yang menunggu jodoh dari Allah lebih mulia didunia maupun Akhirat!!