Perbedaan Zakat Fitrah Dan Zakat Mal Yang Wajib Diketahui


Image Source: konsultasisyariah.com

Zakat-Seperti yang telah diajarkan semenjak pendidikan agama Islam dasar, zakat termasuk rukun Islam keempat yang wajib ditunaikan oleh semua Muslim. Ibadah ini dilakukan dengan memperlihatkan sebagian harta yang dimiliki kepada para mustahiq atau orang yang berhak mendapatkan zakat. Zakat mempunyai fungsi sebagai pembersih harta dan jiwa pemberinya. Di dalam Al-quran aneka macam ayat yang menyebutkan wacana wajibnya keutmaan dan wajibnya zakat. Seperti berikut ini: 

Yang artinya : “Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) yakni saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui“ (QS. At-Taubah : 11)

Terdapat 2 jenis zakat yang diajarkan dalam Islam yakni zakat fitrah dan zakat mal. Apakah perbedaan zakat fitrah dan zakat mal?

Pengertian zakat

Zakat sendiri terdiri dari 2 jenis yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Berikut pengertian zakat fitrah dan zakat mal. 
  • Pengertian zakat fitrah sendiri yaitu zakat yang wajib dibayarkan setiap muslim pada bulan suci Ramadhan hingga menjelang sholat idul fitri. Dimana nilai yang wajib dibayarkan yaitu sebesar 3,5 liter atau 2,5 Kg masakan pokok yang biasa dimakan oleh wajib zakat.
  • Sedangkan pengertian zakat mal yaitu zakat yang wajib dikeluarkan setiap muslim dari harta yang didapatkan melalui perjuangan perniagaan, pertanian, hasil laut, pertambangan, hasil ternak, harta temuan, emas, perak, dll. Nilai atau besaran zakat mal serta waktunya sudah ditentukan sesuai dengan hasil pendapatan dari jenis harta kamu.

Niat Zakat

1. Niat zakat fitrah diri sendiri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI ‘AN NAFSII FARDHON LILLAAHI TA’AALA
Artinya : "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardhu alasannya yakni Allah Ta’ala."

2. Niat zakat fitrah diri sendiri dan anak istri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي وَعَمَّنْ تَلْزَمُنِى نَفَقَتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI ‘AN NAFSII WA ‘AMMAN TALZAMUNI NAFAQOTUHUM SYAR'AN FARDHON LILLAAHI TA’AALA
Artinya : "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku  dan orang-orang yang wajib padaku menafkahi mereka berdasarkan syara',  fardhu alasannya yakni Allah Ta’ala."

3. Niat zakat mal

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ مَالِى فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATA MAALI FARDHON LILLAAHI TA’AALA
Artinya : "Aku niat mengeluarkan zakat hartaku,  fardhu alasannya yakni Allah Ta’ala."

Perbedaan zakat fitrah dan zakat mal

Apa perbedaan zakat fitrah dan zakat mal? Adapaun perbedaan antara zakat fitrah dan zakat mal, yaitu sebagai berikut: 
  • Tujuan Peruntukan.
  • Waktu Pengeluarannya.
  • Orang yang wajib membayar zakat.
  • dan jumlah Pengeluarannya.
Berikut penjelasannya.

1. Tujuan peruntukan

Apa perbedaan zakat fitrah dengan zakat mal? Perbedaan zakat fitrah dan zakat mal yang pertama yaitu sanggup dilihat dari segi peruntukanya. Dimana zakat fitrah yaitu diperuntukkan untuk diri sendiri, maksudnya yakni dipakai untuk membersihkan diri dari perbuatan yang sia-sia dan kotor semoga menjadi suci dan fitrah kembali. Hal ini juga sudah dijelaskan dalam Hadist Rasulullah SAW.

Sedangkan zakat mal yakni zakat harta yang artinya yaitu dikeluarkan untuk membersihkan harta kita dari hak kaum fakir dan miskin. Karena memang semua harta yang sudah kita dapatkan sifatnya hanya sementara, dan akan kembali lagi ke Sang Pencipta Allah SWT. Untuk itu sebaik-baiknya umat yakni mereka yang mau bersedekah.

2. Berdasarkan waktu pengeluarannya

Zakat fitrah dilakukan pada bulan Ramadhan hingga menjelang sholat idul fitri. Namun di Indonesia sendiri, umumnya zakat fitrah dilaksanakan pada ahad terakhir bulan Ramadhan. Waktu maksimal untuk zakat fitrah yaitu sebelum sholat idul fitri, bila melewati waktu tersebut maka akan dianggap sebagai sedekah saja.

Sedangkan zakat mal yakni zakat yang dikeluarkan bila harta yang diilikinya sudah mencapai nisab dan haulnya. Dalam hal ini nisab merupakan batas terendah dari jumlah harta yang dimiliki, sementara haul yakni waktu yang harus dipenuhi dari kepemilikan harta tersebut. Makara dikala kau sudah mencapai nisab dan haul, maka kau diwajibkan untuk zakat mal.

Sebagai teladan untuk kepemilikan emas yaitu mempunyai nisab sebesar 98,6 gram dengan haul 1 tahun. Yang artinya ketia kau mempunyai emas sebanyak nisab yang sudah disebutkan tersebut dengan jangka waktu 1 tahun, maka kau diwajibkan untuk membayar zakat mal yaitu sebesar 2,5% dari harta kamu.

Image Source: korangratis.net

3. Orang yang wajib membayar zakat

Dalam hal ini zakat fitrah dan zakat mal juga mempunyai perbedaan siapa yang diwajibkan untuk zakat. Untuk zakat fitrah sendiri yaitu mewajibkan semua umat muslim yang mempunyai harta lebih walaupun sedikit termasuk hamba sahaya untuk memperlihatkan hartanya kepada kaum mustahiq atau orang-orang yang berhak mendapatkan zakat.

Sedangkan untuk zakat mal hanya diperuntukkan atau diwajibkan kepada semua umat muslim yang sudah merdeka dan bukan budak, serta mempunyai harta yang lebih dan tepat sesuai dengan nisab dan haulnya. Ketika seorang muslim sudah mencapai nisab dan haul, maka diwajibkan untuk memperlihatkan sedikit hartanya untuk orang-orang yang berhak menerimanya.

4. Jumlah pengeluaran

Perbedaan zakat fitrah dan zakat mal selanjutnya yaitu berdasarkan jumlah pengeluarannya. Mungkin bagi umat muslim di Indonesia sudah tidak aneh lagi dengan jumlah pengeluaran zakat fitrah. Dimana pada umumnya di Indonesia sendiri zakat fitrah yang harus dikeluarkan yaitu sebesar 2,5 Kg beras atau sesuatu yang setara dengan nilai tersebut.

Sedangkan untuk jumlah pembayaran zakat mal sendiri masih banyak orang yang bingung. Karena memang jumlah yang harus dikeluarkan yaitu sesuai dengan nisab dan haul yang sudah ditentukan. Makara dalam hal ini bagi kau yang mungkin masih resah akan perhitungan zakat mal, kau kamu harus bertanya pada ustad setempat semoga tidak salah dalam berzakat.

Demikian pengertian zakat fitrah dan zakat mal beserta contohnya. Semoga sanggup menjawab pertanyaan Anda dan bermanfaat.